KfePbWrKY0SZuYw0BGcsAmqR0vWhELLZLHFzoY4d
Bookmark

Inilah Jenis Pesawat buatan Kawasaki Mitsubishi Honda

Produsen otomotif Jepang tak hanya membuat kendaraan mobil dan motor, melainkan juga membuat peasawat tempur dan komersil. Produsen Otomotif tersebut adalah Kawasaki, Mitsubishi, dan Honda. Bahkan pesawat produksi nya pernah membatu jepang dalam Perang Dunia ke 2.

1. Kawasaki 
Kawasaki Ki-61 Hien


Kawasaki Ki-61 Hien (飛燕, "burung layang layang terbang") adalah pesawat tempur dalam Perang Dunia II milik Kekaisaran Jepang yang digunakan oleh Angkatan Udara Kekaisaran Jepang. Laporan Pertemuan pertama mengklaim Ki-61s adalah Messerschmitt Bf 109s: Laporan lebih lanjut menyatakan bahwa pesawat baru adalah desain Italia, yang menyebabkan nama Sekutu pelaporan "Tony", ditugaskan oleh Departemen Perang Amerika Serikat. penunjukan Angkatan Darat Jepang "Type Army 3 Fighter" (三式戦闘機). ini adalah satu-satunya diproduksi secara massal tempur perang Jepang untuk menggunakan mesin liquid-cooled inline V. Lebih dari 3.000 Ki-61s diproduksi. Prototipe awal melihat aksi lebih Yokohama selama Raid Halsey-Doolittle pada 18. April 1942, dan terus terbang misi tempur selama perang.

2. Mitsubishi

Mitsubishi A6M Zero adalah pesawat tempur jarak jauh yang dioperasikan Angkatan Laut Kekaisaran Jepang dari tahun 1940 hingga 1945. Sekutu menyebutnya "Zero" sejak Angkatan Laut Kekaisaran Jepang mulai memakai pesawat ini pada tahun 1940. Nama Jepang untuk pesawat ini adalah Rei-shiki kanjō sentōki (零式艦上戦闘機 Pesawat Tempur Kapal Induk Tipe 0). Kode resmi Sekutu adalah Zeke.

3.Honda

Honda beda sama Kawasaki dan Mitsubishi yang memproduksi pesawat tempur, melainkan memproduksi pesawat jet pribadi. HondaJet dijual dengan harga mulai 4,5 juta dollar AS (sekitar Rp 60 miliar), namun konsumen masih bisa melakukan penyesuaian, tergantung permintaan," kata Vishal. Dengan banderol harga demikian, apa saja yang konsumen dapatkan? HondaJet HA-420 adalah pesawat jet pribadi kelas ringan (light jet) besutan HAC. Pesawat ini ditenagai oleh dua mesin GE Honda HF120 yang mendapatkan sertifikasi produksi pada 2015 lalu. Pesawat ini memiliki jangkaun jelajah sejauh 1.400 mil atau sekitar 2.200-an kilometer, dengan kecepatan maksimal 420 knots atau sekitar 682 km per jam. "Spesifikasi ini sudah mencukupi untuk mobilitas di Asia Tenggara," kata Vishal.